Minggu, 17 November 2019

KEKERASAN TERHADAP ANAK

Banyak sekali kita dengar adanya kekerasan terhadap anak dikarenakan hal hal yang tidak di sangka oleh kedua orang tua atau keluarganya.

Kekerasan terhadap anak adalah tindak kekerasan secara fisik, seksual, penganiyaan emosional, atau pengabaian terhadap anak. 

Kekerasan anak bisa berbentuk penganiayaan, anak sebagai setiap tindakan atau serangkaian tindakan kelalaian oleh orang tua yang dihasilkan dapat membahayakan, atau memberikan ancaman yang berbahaya kepada anak.

Sebagian besar terjadi kekerasan terhadap anak di rumah anak itu sendiri dengan jumlah yang lebih kecil terjadi di sekolah, di lingkungan atau tempat anak saat berinteraksi. Ada empat kategori utama tindak kekerasan terhadap anak: pengabaian, kekerasan fisik, pelecehan emosional/psikologis, dan pelecehan seksual anak.

Kekerasan terhadap anak ada beberapa jenis utama yaitu kekerasan secara fisik, seksual, psikologis, dan penelantaran.


  • Penelantaran


Dimana orang dewasa yang bertanggung jawab gagal untuk menyediakan kebutuhan untuk berbagai keperluan, termasuk fisik (kegagalan untuk menyediakan makanan yang cukup, pakaian, atau kebersihan), emosional (kegagalan untuk memberikan pengasuhan atau kasih sayang), pendidikan (kegagalan untuk mendaftarkan anak di sekolah), atau medis (kegagalan untuk mengobati anak atau membawa anak ke dokter).

  • Kekerasan Fisik


Kekerasan fisik adalah agresi fisik diarahkan pada seorang anak oleh orang dewasa. 

Hal ini dapat melibatkan meninju, memukul, menendang, mendorong, menampar, membakar, membuat memar, menarik telinga atau rambut, menusuk, membuat tersedak atau menguncang seorang anak.

  • Pelecehan Seksual Anak


Pelecehan seksual terhadap anak adalah suatu bentuk penyiksaan anak di mana orang dewasa atau pelanggaran yang dilakukan oleh remaja yang lebih tua terhadap seorang anak untuk mendapatkan stimulasi seksual.

Bentuk pelecehan seksual anak termasuk meminta atau menekan seorang anak untuk melakukan aktivitas seksual (terlepas dari hasilnya), paparan senonoh dari alat kelamin kepada anak, menampilkan pornografi kepada anak, kontak seksual yang sebenarnya terhadap anak, kontak fisik dengan alat kelamin anak, melihat alat kelamin anak tanpa kontak fisik, atau menggunakan anak untuk memproduksi pornografi anak.

  • Pelecehan Emosional

Pelecehan emosional yaitu yang paling sulit untuk didefinisikan. Itu bisa termasuk nama panggilan, ejekan, degradasi, perusakan harta benda, penyiksaan atau perusakan terhadap hewan peliharaan, kritik yang berlebihan, tuntutan yang tidak pantas atau berlebihan, pemutusan komunikasi, dan pelabelan sehari-hari atau penghinaan.



Referensi: 
https://id.wikipedia.org/wiki/Kekerasan_terhadap_anak

8 komentar:

  1. mengedukasi sekali jadi lebih tau lagi akan dampak fisiologis anak terhadap kekerasan

    BalasHapus
  2. terima kasih kak, semoga bermanfaat ya😊

    BalasHapus
  3. Bagus ka, terus berkarya ya untuk share ilmunya terkait kekerasan terhadap anak. Menarik, dan harus dikembangkan isu inii

    BalasHapus
  4. Terima kasih atas informasinya, semoga para orang tua dan keluarga lebih tau dampak psikologis terhadap anak-anaknya

    BalasHapus
  5. Terima kasih atas informasinya, semoga para orang tua dan keluarga lebih tau dampak psikologis terhadap anak-anaknya

    BalasHapus
  6. Terimakasih ilmu kekerasan terhadap anak nya

    BalasHapus